KabinetRakyat.com

Berita Rakyat Untuk Membangun Bangsa!

kabinetrakyat.com – Kedutaan Besar China di Korea Selatan telah menangguhkan pemberian visa jangka pendek untuk pengunjung Korea Selatan.

Dilansir dari Reuters, ini jadi langkah pembalasan pertama terhadap negara-negara yang memberlakukan pembatasan Covid-19 pada pelancong dari China.

Kedutaan akan menyesuaikan kebijakan dengan pencabutan pembatasan masuk diskriminatif Korea Selatan terhadap China, katanya di akun resmi WeChat.

Seorang pejabat kedutaan China mengkonfirmasi tindakan baru tersebut Selasa (10/1/2023).

Pengumuman itu datang sehari setelah Menteri Luar Negeri Qin Gang menyatakan keprihatinan tentang pembatasan dalam panggilan telepon dengan rekannya dari Korea Selatan Park Jin, menurut kementerian luar negeri China.

“Tindakan karantina yang ditingkatkan pemerintah kami terhadap pelancong dari China didasarkan pada bukti ilmiah dan objektif,” kata Lim Soo-suk, juru bicara kementerian luar negeri Seoul, dalam pengarahan rutin setelah pengumuman tersebut.

“Kami telah secara transparan bertukar informasi terkait dengan komunitas internasional, dan juga telah berkomunikasi dengan pihak China,” tambahnya.

Korea Selatan mulai mewajibkan pelancong dari China untuk menjalani tes PCR pada saat kedatangan sejak minggu lalu, bergabung dengan daftar negara yang terus memberlakukan pembatasan perbatasan di tengah kekhawatiran infeksi menyusul keputusan China untuk mengakhiri kebijakan nol-Covid.

Kedatangan juga diharuskan untuk memberikan hasil PCR negatif, diambil dalam waktu 48 jam dari awal perjalanan ke Korea Selatan, atau tes antigen cepat yang dilakukan dalam waktu 24 jam.

Sementara penerbitan visa jangka pendek telah ditangguhkan untuk warga negara China sampai akhir bulan.

Pekan lalu, polisi Korea Selatan melacak seorang pria China yang hilang saat menunggu karantina setelah dinyatakan positif Covid-19 pada saat kedatangan.

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengatakan pada hari Senin bahwa langkah-langkah perbatasan negara harus fokus pada keselamatan warganya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.