KabinetRakyat.com

Berita Rakyat Untuk Membangun Bangsa!

kabinetrakyat.comVladimir Vladimirovich Putin yang kita kenal sebagai Vladimir Putin , merupakan presiden Rusia saat ini. Putin lahir di Leningrad, Uni Soviet (sekarang menjadi Saint Petersburg, Federasi Rusia ) pada 7 Oktober 1952.

Pria kelahiran 1952 ini merupakan seorang presiden yang memiliki masa jabatan terlama di posisi kedua setelah Alexander Lukashenko yang merupakan Presiden Belarus.

Bagaimana tidak, Putin sendiri sudah menjadi Presiden Rusia sejak tahun 2000 hingga 2008. Kemudian dilanjutkan menjadi Presiden kembali pada 7 Mei 2012 atau sekitar 10 tahun yang lalu. Jika dijumlah sampai saat ini, Putin sudah menjabat Presiden selama 18 tahun.

Sosok ayah Putin sendiri, Vladimir Spiridonovich Putin, ternyata hanyalah seorang satpam sebelum menjadi seorang mandor di sebuah bengkel kereta api. Sedangkan sosok ibu nya, Maria Shelomova merupakan seorang ibu rumah tangga saja.

Baca Juga: Profil Fatmawati, Penjahit Bendera Merah Putih Saat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Dikabarkan bahwa status pernikahan Putin pasca perceraian dengan istrinya pada tahun 2013 belum jelas. Namun, Putin bersama mantan istrinya bernama Lyudmila Aleksandrovna Shkrebneva ini memiliki dua orang anak yakni, Maria Vorontsova dan Katarina.

Anak pertamanya, Maria Vorontsoya, merupakan seorang peneliti di kesehatan yang ditugaskan di Moscow. Dia telah menikah dengan Jorrit Faassen, seorang pria berkebangsaan Jerman.

Sedangkan anak keduanya yang bernama Katarina merupakan seorang penari. Katya ini menikah dengan Kirill Shamalov, seorang pengusaha kaya di Rusia . Namun, pernikahannya tidak bertahan lama karena pada tahun 2018, Katya dan Kirill akhirnya bercerai.

Sebelum menjadi Presiden, Putin pernah menjabat Perdana Menteri terlebih dahulu dalam rentang periode tahun 1999 hingga 2000. Ketika masa jabatan keduanya sebagai Perdana Menteri pada 2008 hingga 2012, Putin menjadi Ketua Partai Rusia Bersatu.

Baca Juga: 5 Rekomendasi TV 32 Inch Harga Rp1-2 Jutaan buat Nonton Siaran Digital, Lengkap dengan Spesifikasinya

Masa Pendidikan Putin

Putin mulai menjajakkan dirinya dalam dunia pendidikan ketika masuk sekolah No. 193 di Gang Baskov, dekat rumahnya, pada 1 September 1960. Kegiatannya itu adalah menjadi seorang siswa di sebuah Sekolah Dasar untuk menimba ilmu pada 1960 hingga 1968.

Kemudian, Putin melanjutkan menimba ilmu di jenjang yang lebih tinggi yakni Sekolah Menengah Atas, SMA Saint Petersburg 281. Kala itu, Putin belajar bahasa Jerman hingga mahir.

Seorang anak dari mandor ini kemudian melanjutkan studinya di Universitas Negeri Sankt-Peterburg pada 1970 dengan mengambil jurusan hukum. Dan lulus pada 1975.

Diketahui sejak usia 12 tahun, Putin bercita-cita ingin menjadi perwira intelijen di Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti atau KGB.

Berkat kejeniusannya, pada tahun 1997, Putin menerima gelar Doktor di bidang Ekonomi (Kandidat Ilmu Ekonomi di Rusia ) dari Universitas Pertambangan Sankt-Peterburg. Pada saat itu, Putin membuat tesis berjudul perencanaan strategis ekonomi mineral.

Baca Juga: Mengenal Penyakit Rhinitis: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Karier di Komitet Gosudarstvennoy Bezopasnosti (KGB)

Putin mulai bergabung ke dalam KGB pada tahun 1975 yang kemudian dilatih di sekolah KGB ke-401, Okhta, Leningrad, yang sekarang menjadi Saint Petersburg.

Mantan suami dari Lyudmila Aleksandrovna Shkrebneva ini melanjutkan bekerja di Kepala Direktorat Kedua setelah sekolah, sebelum dirinya dipindahkan ke Kepala Direktorat Pertama. Dimana saat itu dia bertugas memantau orang-orang asing dan para pejabat konsuler di Leningrad.

Putin bahkan pernah menggunakan identitas samara sebagai penerjemah ketika bertugas di Dresden, Jerman Timur, 1985-1990.

Karier di Dunia Politik

Setelah runtuhnya pemerintah komunis Jerman Timur, Putin memutuskan pulang ke Leningrad. Kemudian dia bekerja di bagian Urusan Internasional Universitas Negeri Leningrad pada Juni 1991.

Saat itu, Putin ditugaskan merekrut anggota KGB baru sembari memantau badan pelajar dan memperbaharui persahabatannya dengan Anatoly Sobchak, seorang Wali Kota Leningrad.

Putin kemudian dilantik menjadi Ketua Deputi Pemerintah Saint Petersburg pada Maret 1994 dan ketika Mei 1995, dia membentuk cabang Saint Petersburg dari partai politik Tanah Air Kami adalah Rusia yang ternyata pro-pemerintah.

Pria yang memiliki dua anak ini mengurusi kampanye pemilihan legislatif dirinya pada musim gugur 1995. Kemudian, dia menjadi pemimpin cabanga Saint Petersburg itu pada masa jabatan 1995 hingga Juni 1997.

Yeltsin menunjuk Putin untuk menjadi Direktur Dinas Keamanan Federal (FSB) pada 25 Juli 1998 dan sebagai penerus KGB.

Masa Jabatan Perdana Menteri Pertama (1999 – 2000)

Sebelum menjadi presiden, Putin menjalankan tugasnya sebagai perdana menteri pada 9 Agustus 1999 yang merupakan hari di mana Putin dilantik menjadi salah satu dari tiga Deputi Perdana Menteri.

Masa Jabatan Presiden Pertama (2000 – 2004)

Hasil pemilihan presiden pada 26 Maret 2000 menunjukkan bahwa Putin memenangkan putaran pertama dengan voting sebanyak 53% suara. Sehingga Putin dinobatkan menjadi Presiden Rusia dan dilantik pada 7 Mei 2000 oleh Mikhail Kasyanov sebagai Perdana Menteri.

Masa Jabatan Presiden Kedua (2004 – 2008)

Setelah menjabat sebagai presiden pada periode 2000 hingga 2004, Putin terpilih menjadi presiden kembali sehingga menjalankan dua periode masa jabatan presiden pada 14 Maret 2004 karena meraih 71% suara.

Masa Jabatan Perdana Menteri Kedua (2008 – 2012)

Setelah lengser menjabat presiden selama dua periode, Deputi Perdana Menteri Pertama, Dmitry Medvedev memberikan Puti masa jabatan ketiga untuk menggantikan dirinya. Kemudian Putin dilantik menjadi Perdana Menteri Rusia dengan mengutamakan dominasi politiknya.

Masa Jabatan Presiden Ketiga (2012 – 2018)

Putin kembali memenangkan pemilihan presiden Rusia periode 2012 hingga 2018 pada 4 Maret 2012 dengan mendapatkan jumlah suara sebanyak 63,6% suara. Saat itu tersebar tuduhan penggelembungan jumlah suara.

Saat itu berlangsung unjuk rasa anti-Putin setelah kampanye presiden. Pussy Riot diadili pada 21 Februari karena penampilannya menjadi unjuk rasa paling terkenal.

Masa Jabatan Presiden Keempat (2018 – Saat Ini)

Lagi-lagi Putin memenangkan pemilihan presiden untuk periode 2018 dengan mengantongi jumlah suara sebanyak 76%. Masa jabatan keempatnya ini berlangsung dari 2018 dan akan berakhir pada tahun 2024.

Itulah perjalanan kehidupan awal hingga karier Putin di dunia politik. Putin yang merupakan seorang anak dari seorang mandor, ternyata dinobatkan sebagai presiden yang memegang jabatan terlama di posisi kedua setelah Alexander Lukashenko.(Ade Wina Utari Suherman)***