Apa Fungsi Laporan?

Salam Pembaca Sekalian

Apa Fungsi Laporan?

Setiap perusahaan pasti memiliki beberapa aktivitas yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan bersama. Salah satu aktivitas yang tidak bisa disepelekan adalah pembuatan laporan. Laporan sendiri bisa dibuat untuk berbagai macam tujuan, mulai dari memantau kinerja perusahaan hingga analisa data untuk keperluan investasi. Namun, apa sebenarnya fungsi laporan? Mari simak penjelasan selengkapnya di artikel ini.

Pendahuluan

Pertanyaan tentang apa sebenarnya fungsi laporan bisa sangat beragam jawabannya, tergantung pada tujuan pembuatan laporan tersebut. Namun secara umum, laporan memiliki beberapa fungsi penting, yaitu:

1. Memantau Kinerja Perusahaan

Laporan dapat menjadi sarana untuk memantau kinerja perusahaan. Dengan membuat laporan secara berkala mengenai kinerja perusahaan, maka pihak manajemen bisa mengetahui sejauh mana proses bisnis dan keuangan sedang berjalan. Dari laporan tersebut, manajemen pun dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga kinerja perusahaan tetap baik.

2. Mempresentasikan Data

Laporan juga berfungsi untuk mempresentasikan data. Dalam bisnis, data sangatlah penting untuk diolah dan dianalisa agar bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dalam hal ini, laporan dapat mengolah data secara lebih rinci dan menyajikannya dalam bentuk grafik atau tabel agar lebih mudah dipahami oleh pengguna.

3. Memenuhi Kebutuhan Internal atau Eksternal

Laporan biasanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan internal atau eksternal perusahaan. Kebutuhan internal seperti memenuhi kebutuhan manajemen untuk memantau finansial dan operasional perusahaan. Sementara kebutuhan eksternal bisa termasuk memenuhi kebutuhan pemilik saham, pihak pemerintah, dan investor untuk memantau kinerja perusahaan.

4. Membuat Keputusan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, laporan memuat data yang sangat penting bagi perusahaan. Sehingga, laporan bisa digunakan sebagai alat untuk membuat keputusan. Dengan melihat data yang terdapat dalam laporan, pengguna laporan bisa memutuskan arah yang tepat untuk mengembangkan bisnis dan mengambil keputusan yang lebih baik.

5. Membantu Evaluasi

Laporan bisa membantu para pengguna untuk mengevaluasi kinerja dan pencapaian yang telah dicapai oleh perusahaan. Hal ini bisa membantu manajemen perusahaan untuk meninjau kembali strategi bisnis dan memperbaiki kinerja yang kurang baik.

6. Meningkatkan Akuntabilitas

Dalam bisnis, akuntabilitas sangatlah penting. Laporan bisa digunakan untuk mempertanggungjawabkan aktivitas bisnis dan keuangan perusahaan kepada berbagai pihak, seperti investor, pemilik saham, dan pihak pemerintah. Laporan juga bisa meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan perusahaan.

7. Memantau Perubahan dan Kemajuan

Laporan bisa digunakan untuk memantau perubahan dan kemajuan yang terjadi pada proses bisnis. Dalam laporan, bisa dicantumkan informasi mengenai rencana bisnis yang akan dilakukan dan kemajuan yang sudah tercapai. Hal ini bisa digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana rencana bisnis tersebut tercapai dan mengambil tindakan yang sesuai untuk mencapai target.

Kelebihan dan Kekurangan Apa Fungsi Laporan

Kelebihan Fungsi Laporan

1. Memudahkan Analisa Data

Dalam proses bisnis, data sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan laporan, analisa data bisa dilakukan secara lebih mudah dan komprehensif.

2. Meningkatkan Transparansi

Laporan bisa digunakan untuk memperlihatkan transparansi keuangan pada perusahaan. Dengan ini, pihak investor bisa memantau perkembangan keuangan perusahaan dan mengetahui apakah bisnis yang mereka investasikan akan berhasil atau tidak.

3. Memberikan Informasi untuk Pengambilan Keputusan

Laporan bisa memuat data dan informasi yang sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan. Sehingga, laporan bisa membantu para pengambil keputusan untuk membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.

4. Memantau Proses Bisnis

Laporan bisa dipergunakan untuk memantau sejauh mana proses bisnis berhasil dijalankan. Hal ini sangat penting dalam mengukur kinerja bisnis dan memperbaiki strategi bila diperlukan.

5. Memantau Kemajuan Bisnis

Dalam laporan, bisa juga diketahui kemajuan bisnis yang sudah dicapai. Hal ini bisa digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengetahui rencana apa yang berhasil dan gagal, sehingga bisa ditingkatkan di masa depan.

Kekurangan Fungsi Laporan

1. Memakan Waktu dan Sumber Daya yang Banyak

Laporan membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk disusun dan sumber daya perusahaan yang tidak sedikit. Hal ini bisa memberatkan karyawan dan perusahaan yang selalu memiliki deadline yang ketat.

2. Sulit Dalam Menyajikan Data yang Akurat

Satu-satunya kekurangan dalam laporan yaitu tak jarang dalam laporan terdapat kesalahan teknis atau hitung. Kesalahan ini bisa mempengaruhi keputusan bisnis yang diambil oleh perusahaan.

3. Tidak Bisa Memuaskan Semua Pihak

Berbagai kebutuhan tentang laporan memerlukan persyaratan yang berbeda-beda. Hal tersebut bisa menyebabkan laporan yang dibuat harus diubah sehingga bisa memuaskan semua pihak.

4. Memperlambat Proses Analisa Data

Karena data yang semakin banyak dan kompleks, analisa data dalam laporan bisa memakan waktu yang cukup lama, apalagi jika harus memperhatikan setiap detail informasi dari laporan tersebut.

Tabel Fungsi Laporan

No. Fungsi Laporan
1 Memantau Kinerja Perusahaan
2 Mempresentasikan Data
3 Memenuhi Kebutuhan Internal atau Eksternal
4 Membuat Keputusan
5 Membantu Evaluasi
6 Meningkatkan Akuntabilitas
7 Memantau Perubahan dan Kemajuan

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan laporan bisnis?

Laporan bisnis adalah dokumen yang menggambarkan aktivitas bisnis atau kegiatan perkantoran yang dihasilkan dari pengelolaan atau pemantauan data.

2. Bagaimana cara membuat laporan bisnis yang baik?

Membuat laporan bisnis yang baik harus memiliki tujuan yang jelas, memuat informasi dengan lengkap dan akurat, serta disusun dengan tata letak yang menarik dan mudah dipahami.

3. Kapan waktu yang tepat untuk membuat laporan bisnis?

Waktu yang tepat untuk membuat laporan bisnis adalah saat diperlukan dalam tindakan pengambilan keputusan bisnis atau saat memantau kinerja perusahaan secara berkala.

4. Apa perbedaan antara laporan internal dan laporan eksternal?

Laporan internal ditujukan untuk kebutuhan manajemen internal perusahaan dan laporan eksternal ditujukan untuk kebutuhan pihak eksternal seperti investor, pihak pemerintah, dan lain-lain.

5. Apa pentingnya laporan keuangan bagi perusahaan?

Laporan keuangan sangat penting bagi perusahaan karena bisa digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam segala bidang dan memudahkan manajemen dalam pengambilan keputusan bisnis.

6. Apa saja contoh laporan bisnis yang sering dibuat?

Beberapa contoh dari laporan bisnis yang sering dibuat misalnya laporan keuangan, laporan kinerja, laporan penjualan, laporan marketing, laporan risiko, laporan proyek, dan lain-lain.

7. Bagaimana cara menyusun laporan bisnis agar lebih menarik?

Cara menyusun laporan bisnis agar lebih menarik diantaranya dengan membuat tata letak yang rapi dan sederhana, menggunaan grafik dan tabel untuk memudahkan pembaca, serta menekankan aspek terpenting dari laporan.

8. Apakah laporan bisnis harus diciptakan secara berkala?

Ya, laporan bisnis idealnya diciptakan secara berkala sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan jenis laporan yang dibuat.

9. Siapa yang biasanya menjadi target pembaca laporan bisnis?

Target pembaca laporan bisnis bisa beragam, tergantung tujuan dan jenis laporan yang dibuat. Namun, umumnya perusahaan menjadikan manajemen perusahaan dan pihak investasi sebagai target pembaca utama.

10. Apa kegunaan laporan kinerja dalam perusahaan?

Laporan kinerja berguna sebagai evaluasi kinerja perusahaan dan penilaian sejauh mana pencapaian dari sasaran bisnis perusahaan yang ingin dicapai dapat tercapai. Laporan kinerja juga membantu seseorang untuk menentukan strategi masa depan yang perlu diambil.

11. Bagaimana menilai keberhasilan laporan bisnis?

Kriteria keberhasilan laporan bisnis dapat diukur dari dampak yang diberikan laporan dalam meningkatkan pendapatan perusahaan, efisiensi penggunaan sumber daya, peningkatan kinerja bisnis, dan lain-lain.

12. Apa saja format standar laporan bisnis?

Seperti asliesebutkan sebelumnya, format laporan bisnis harus disesuaikan dengan jenis laporan yang dibuat. Namun, beberapa format standar laporan bisnis meliputi cover, sebuah daftar isi, penjelasan latar belakang, metodologi penelitian, presentasi data, dan kesimpulan.

13. Apa bedanya antara analisa dan laporan bisnis?

Analisa dan laporan bisnis memang terdengar mirip, namun keduanya berbeda. Analisa bisnis menekankan pada analisis statistik dari data yang dikumpulkan, sedangkan laporan bisnis menekankan pada penjelasan hasil analisa dalam bentuk laporan tertulis.

Kesimpulan

Dalam kesimpulan, kita bisa menarik kesimpulan bahwa laporan memiliki peran yang penting dalam keberhasilan suatu bisnis. Sebagai alat evaluasi kinerja dan pengambilan keputusan, laporan bisa memberikan manfaat yang sangat besar bagi perusahaan dan pemangku kepentingan. Namun, laporan juga memiliki kelemahan, seperti memakan waktu yang lama dan sulit dalam menyajikan data yang akurat. Sehingga, penting bagi perusahaan untuk memperhatikan aspek-aspek tersebut agar laporan bisnis yang dibuat bisa membantu memajukan bisnis perusahaan dan mempermudah pengambilan keputusan.

Disclaimer

Artikel diatas bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang apa sebenarnya fungsi laporan. Penulis tidak bertanggung jawab atas kesalahan atau kekurangan informasi dalam artikel ini. Pembaca diharapkan membaca dan mengevaluasi informasi yang diberikan sebelum mengambil keputusan bisnis.

Pos terkait