kabinetrakyat.com – Instrumen lie detector atau poligraf pada dasarnya adalah kombinasi dari perangkat medis yang digunakan untuk memantau perubahan yang terjadi dalam tubuh.

Lie detector atau poligraf merupakan suatu alat untuk merekam fenomena fisiologis seperti tekanan darah , denyut nadi, dan pernapasan subjek manusia yang cenderung melakukan kebohongan .

Menurut Poligrafer Doktor Bob Lee, mantan direktur eksekutif operasi di Axciton Systems, uji lie detector secara khusus digunakan untuk mendeteksi kebohongan melalui respons fisiologis pada subjek yang berupaya melakukan penipuan.

Dilansir Pikiran-Rakyat.com dari laman How Stuff Works, berikut adalah daftar fisiologis yang dipantau oleh poligraf atau lie detector dan bagaimana mereka dipantau.

1. Laju PernapasanDua pneumograf atau tabung karet berisi udara, ditempatkan di sekitar dada dan perut subjek uji. Ketika otot dada atau perut mengembang, udara di dalam tabung dipindahkan.

Dalam poligraf analog, udara yang dipindahkan bekerja pada bellow, perangkat seperti akordeon yang berkontraksi ketika tabung mengembang.

Bellow ini melekat pada lengan mekanis, yang terhubung ke pena berisi tinta yang membuat tanda pada kertas bergulir ketika subjek mengambil napas.

Poligraf digital juga menggunakan pneumograf, tetapi menggunakan transduser untuk mengubah energi udara yang dipindahkan menjadi sinyal elektronik.

2. Tekanan Darah atau Detak JantungManset tekanan darah ditempatkan di sekitar lengan atas subjek. Saat darah memompa melalui lengan akan menghasilkan suara akibat perubahan tekanan udara dalam tabung, yang terhubung ke bellow, yang menggerakkan pena.

Sekali lagi, dalam poligraf digital, sinyal-sinyal ini diubah menjadi sinyal listrik oleh transduser.

3. Ketahanan Kulit Galvanik (GSR)Ketahanan kulit galvanik (GSR) disebut aktivitas elektro-dermal, dan pada dasarnya merupakan ukuran keringat di ujung jari subjek uji.

Ujung jari adalah salah satu area yang paling berpori di tubuh dan begitu juga tempat yang baik untuk mencari keringat. Umumnya, seseorang akan mengalami keringat apabila berada dalam suatu tekanan.

Pelat jari, yang disebut galvanometer, melekat pada dua jari subjek. Pelat ini mengukur kemampuan kulit untuk mengantarkan listrik.

Beberapa poligraf juga merekam gerakan lengan dan kaki. Saat penguji mengajukan pertanyaan, sinyal dari sensor yang terhubung ke tubuh Anda direkam pada satu strip kertas bergerak.***