kabinetrakyat.com – Lingkungan Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Cilacap belakangan digemparkan oleh isu hubungan gelap seorang Pejabat Eselon II yang sudah mempunyai istri.

Pejabat tersebut kabarnya baru saja dipromosikan sebagai Kepala Dinas sejak awal Agustus 2022 lalu.

Namun di tengah kariernya yang tengah naik daun, oknum ASN ini diterpa isu perselingkuhan hingga menyulut rasa penasaran publik.

Bahkan rumornya, pelaku diduga memiliki anak dari hasil hubungan terlarang itu.

Menanggapi skandal yang menimpa salah satu anak buahnya, Bupati Cilacap , Tatto Suwarto Pamuji angkat bicara.

Tatto menuturkan bila dirinya tidak tahu menahu soal kabar burung yang menghinggapi urusan rumah tangga salah satu ASN di lingkungannya.

“Saya belum tahu, iya belum tahu, cuman grengseng-grengseng (desas-desus) iya, diam saja dulu,” ujarnya kepada wartawan, Selasa, 6 September 2022.

Kendati demikian, Tatto memastikan akan memanggil yang bersangkutan jika gosip tersebut terbukti benar.

“Kalau tahu ya nanti pasti tek undang, karena belum ada laporan tidak tahu,” katanya.

Dia juga berencana melibatkan Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Daerah (BKPPD) untuk menangani kasus tersebut.

Urusan rumah tangga terutama yang berkaitan dengan perselingkuhan di lingkungan ASN ternyata di tercantum di PP Nomor 45 Tahun 1990.

Dalam Pasal 14 disebut “Pegawai Negeri Sipil dilarang hidup bersama dengan wanita yang bukan istrinya atau dengan pria yang bukan suaminya sebagai suami istri tanpa ikatan perkawinan yang sah”.

Bagi ASN yang melanggar, ancaman hukum berdasarkan Pasal 15 ayat 1 PP Nomor 45 Tahun 1990 akan dijatuhi beberapa hukuman berat.

Hukuman yang dimaksud seperti penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan, pembebasan dari jabatannya menjadi pelaksana selama 12 bulan, dan pemberhentian dengan tidak hormat.

Disclaimer: Artikel ini telah tayang sebelumnya di PortalPurwokerto.pikiran-rakyat.com berjudul “ Bupati Cilacap Buka Suara Tetkait Dugaan Pejabat Eselon II yang Punya Hubungan Khusus dengan Wanita Muda ,” ***