KabinetRakyat.com

Berita Rakyat Untuk Membangun Bangsa!

kabinetrakyat.com – Harga minyak mentah dunia belakang mulai mengalami penurunan, sampai pada Selasa pagi ini (13/9/2022) harga minyak mentah dunia khususnya jenis Brent diangka US$ 93,05 per barel. Lalu dengan turunnya harga minyak mentah dunia ini apakah harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia ikut turun?

Menteri Erick Thohir menyebutkan, apabila harga minyak dunia turun, maka Pertamax pun akan mengikuti mekanisme tersebut dengan menurunkan harga jual kepada masyarakat.

“Banyak juga yang bicara, nanti kalau harga minyak dunia turun seperti apa, ya pasti kita turun, cuma yang mesti diingat apa yang dilakukan pemerintah hari ini, itu mengurangi subsidi,” ujar Erick di kutip, Kamis (8/9/2022)

Erick menyebut BBM seperti Pertalite, Solar, dan Pertamax masih dalam subsidi. Erick menilai jika minyak mentah dunia yang saat ini sebesar US$ 95 turun menjadi US$ 75 maka akan diikuti dengan harga jual Pertamax kepada masyarakat.

“Kalau nanti harga minyak dunia turun, Pertamax akan harga pasar, jadi bisa saja turun, tapi apakah Solar dan Pertalite itu nanti harga pasar, tidak bisa karena itu subsidi,” ucap Erick.

Seperti yang diketahui, pemerintah resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya BBM jenis penugasan seperti Pertalite dan juga Solar Subsidi hingga Pertamax sejak 3 September 2022.

Kenaikan harga ini sejatinya untuk menekan subsidi energi pemerintah yang saat ini membengkak hingga Rp 650 triliun dari yang ditetapkan dalam APBN tahun ini mencapai Rp 502,4 triliun.

Sebagai rinciannya, kenaikan harga BBM Pertalite saat ini dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian, Solar subsidi naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter. Sementara Pertamax mengalami kenaikan dari yang sebelumnya Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Sebelumnya, tanggal 1 September 2022, PT Pertamina (Persero) juga resmi menurunkan tiga harga BBM non subsidi. Diantanya adalah Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex.

Berikut daftar harga terbaru Pertamina di seluruh SPBU dari Aceh hingga Papua:

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Sumatera Utara

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 19.250

Provinsi Sumatera Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi Riau & Kepulauan Riau

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 15.200

Pertamax Turbo Rp 16.600

Dexlite Rp 17.800

Pertamina Dex Rp 18.100

Kodya Batam

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 15.200

Pertamax Turbo Rp 16.600

Dexlite Rp 17.800

Pertamina Dex Rp 18.100

Provinsi Jambi

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi Bengkulu

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 15.200

Pertamax Turbo Rp 16.600

Dexlite Rp 17.800

Pertamina Dex Rp 18.100

Provinsi Sumatera Selatan

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi Bangka Belitung

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi Lampung

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi DKI Jakarta

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Banten

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Jawa Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Jawa Tengah

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi DI Yogyakarta

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Jawa Timur

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Bali

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Nusa Tenggara Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Nusa Tenggara Timur

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.500

Pertamax Turbo Rp 15.900

Dexlite Rp 17.100

Pertamina Dex Rp 17.400

Provinsi Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, Timur, Utara

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi Gorontalo

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi Sulawesi Tengah, Tenggara, Selatan, Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750

Provinsi Maluku & Maluku Utara

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Dexlite Rp 17.450

Provinsi Papua

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Pertamax Turbo Rp 16.250

Dexlite Rp 17.450

Pertamax Rp 12.750

Provinsi Papua Barat

Solar Rp 6.800

Pertalite Rp 10.000

Pertamax Rp 14.850

Dexlite Rp 18.150

Dexlite Rp 17.450

Pertamina Dex Rp 17.750