kabinetrakyat.com – Pemkab Pakpak Bharat, Sumatra Utara, menyiapkan 115 hektare lahan di Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, untuk pengembangan kawasan pertanian terpadu.

“Untuk itu kami berharap Pemprov Sumut berkenan mengalokasikan bantuan pengembangan kawasan pertanian terpadu seluas 115 hektare di Desa Ulu Merah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu,” kata Bupati Pakpak Bharat, Fran Bernhard Tumanggor di Salak, Rabu.

Ia mengatakan, guna menindaklanjuti rencana pembangunan kawasan pertanian terpadu tersebut, pihaknya juga sudah melakukan pertemuan khusus bersama Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi.

Dalam pertemuan itu bupati memaparkan rencana kawasan pertanian terpadu yang dirancang untuk membantu mewujudkan Kabupaten Pakpak Bharat yang mampu berdaulat secara pangan dan mampu berswasembada serta tidak tergantung pada daerah lain dalam upaya pemenuhan pangan.

Pengembangan kawasan pertanian terpadu adalah suatu rancangan pengembangan sistem pertanian yang terintegrasi dengan berbagi usaha lain termasuk peternakan, pariwisata, dan juga UMKM lainnya.

Hal itu dirasa sangat strategis dalam upaya mempercepat peningkatan ekonomi di masyarakat.

Ia berharap Kabupaten Pakpak Bharat bisa mngembangkan sistem tersebut, mengingat potensi strategis yang dimiliki seperti ketersediaan berbagai sumber daya termasuk ketersediaan lahan yang sangat luas dan subur sehingga cocok bagi pengembangan pertanian, peternakan dan perikanan.

Selain itu Kabupaten Pakpak Bharat merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba dan Kawasan Prioritas Pedesaan Nasional (KPPN).

Sehingga dirasa penting untuk mendapat perhatian khusus dalam peningkatan produksi tanaman, penyediaan benih dan saprodi untuk tanaman pangan demi mewujudkan program ketahanan pangan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Bupati juga menjelaskan kondisi dan keterbatasan Kabupaten Pakpak Bharat saat ini termasuk keterbatasan anggaran yang sangat minim sehingga menyulitkan dalam upaya pengembangan kwasan pertanian terpadu tersebut.

“Mengingat keterbatasan anggaran kami berharap Pemprov Sumut berkenan mengalokasikan bantuan pengembangan kawasan pertanian terpadu di lahan yang telah kami sediakan seluas 115 hektare itu,” katanya.