kabinetrakyat.com – Angkatan bersenjata Ukraina terus menyerang pasukan-pasukan Rusia yang berkelompok di selatan sejak Senin (29/8/2022).

Laporan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris dalam pembaruan informasi intelijen melalui Twitter pada Rabu (31/8/2022).

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, formasi dari pasukan Ukraina berhasil memukul pasukan Rusia untuk mundur di beberapa wilayah.

Pasukan Ukraina, lanjut Kementerian Pertahanan Inggris, cukup berhasil mengeksploitasi pertahanan Rusia yang relatif tipis, sebagaimana dilansir Reuters.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, pasukan Ukraina melancarkan serangan balik via darat untuk merebut kembali wilayah Ukraina selatan yang diduduki Moskwa.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky lantas memperingatkan tentara Rusia untuk menyelamatkan diri, sebagaimana dilansir Al Jazeera, Selasa (30/8/2022).

Pada Senin, Ukraina mengumumkan bahwa pasukan daratnya melancarkan serangan untuk kali pertama setelah mengirim beberapa serangan udara di jalur pasokan Rusia.

Serangan-serangan udara yang sebelumnya telah dilancarkan Ukraina menyasar berbagai target, termasuk tempat tempat pembuangan amunisi dan jembatan di seberang Sungai Dnieper yang penting secara strategis.

“Jika mereka ingin bertahan, sudah waktunya bagi militer Rusia untuk melarikan diri. Pulanglah,” kata Zelensky dalam pidato larut malam.

Zelensky menambahkan, Ukraina melancarkan serangan untuk merebut kembali wilayahnya. Dia mengatakan, pihaknya tak akan mengungkapkan rencana pertempuran militernya.

Sebagai tanggapan, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada Selasa bahwa Rusia secara metodis melanjutkan rencananya di Ukraina.

“Semua tujuan kami akan tercapai,” ucap Peskov.

Kharkiv dihantam oleh bom kluster yang menyebabkan kantor pemerintahan, sekolah, dan rumah warga rusak