kabinetrakyat.com – PT Sarimelati Kencana Tbk atau perusahaan yang menaungi Pizza Hut mencatatkan rugi Rp 5,07 miliar pada periode kuartal II 2022. Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan masih mencatat laba Rp 31,52 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi, penjualan neto perusahaan tercatat Rp 1,74 triliun naik dibandingkan periode 2021 sebesar Rp 1,68 triliun.

Laba bruto perusahaan tercatat Rp 1,88 triliun atau naik dibandingkan periode 2021 sebesar Rp 1,21 triliun.

Total liabilitas jangka pendek per 30 Juni 2022 tercatat Rp 633,06 miliar atau naik dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 474,6 miliar.

Untuk liabilitas jangka panjang Rp 608,5 miliar atau naik dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 575,6 miliar.

Jumlah liabilitas Rp 1,24 triliun naik dibandingkan periode 2021 Rp 1,05 triliun. Sedangkan untuk ekuitas tercatat Rp 1,10 triliun.

Jumlah aset lancar tercatat Rp 421,12 miliar atau menyusut dibandingkan periode 2021 sebesar Rp 442,06 miliar. Sedangkan untuk aset tidak lancar tercatat Rp 1,92 triliun naik dibandingkan periode Desember 2021 sebesar Rp 1,77 triliun.

Sehingga jumlah aset Rp 2,34 triliun naik dibandingkan periode Desember 2021 sebesar Rp 2,21 triliun.

Sekadar informasi perusahaan memulai usaha komersil pada 1987. Perusahaan mengoperasikan Pizza Hut di bawah perjanjian lisensi dengan Pizza Hut Asia Pacific Holdings LLC.

Per 30 Juni 2022 perusahaan mengoperasikan 544 gerai Pizza Hut di Jakarta dan di kota lain di Indonesia.