Sri Mulyani Masih Bahas Subsidi Kendaraan Listrik

Sri Mulyani Masih Bahas Subsidi Kendaraan Listrik

kabinetrakyat.com – Ada rencana pemerintah terkait pembelian kendaraan listrik yang akan mendapat subsidi Rp 6,5 juta. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pemerintah kini sedang melakukan pembahasan. “Belum, sedang dibahas, nanti kita lihat motor listrik sedang dibahas,” kata dia di DPR, Senin (12/12/2022).

Di tempat yang sama, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo mengungkapkan hal yang sama, anggaran subsidi motor listrik kini masih dalam pembahasan.

Termasuk anggaran untuk bagi-bagi rice cooker. “Itu kita tunggu karena masih dalam pembahasan. Tunggu pengumuman selanjutnya,” ujar dia.

Sebelumnya Sri Mulyani pernah menyampaikan anggaran untuk kedua program masih dalam kajian. Kemenkeu akan berdiskusi dengan Kementerian ESDM terkait pembagian rice cooker.

Sebelumnya Kementerian ESDM mengungkapkan rencana bagi-bagi 680.000 rice cooker gratis atau Program Bantuan Penanak Nasi Listrik (PBPNL). Tujuan dari bantuan itu dalam rangka pemanfaatan energi bersih dengan meningkatkan konsumsi listrik per kapita dan penghematan biaya memasak bagi masyarakat.

Penerima bantuan rice cooker adalah masyarakat yang tidak mampu. Penerimanya direncanakan akan mengacu data dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Pembagian rice cooker akan disalurkan ke seluruh Indonesia melalui anggaran belanja Kementerian ESDM di 2023. Program ini diklaim tidak memerlukan tambahan daya maupun biaya yang paket programnya sebesar Rp 500.000 per keluarga penerima manfaat (KPM).

Selain itu, juga ada rencana memberikan subsidi Rp 6,5 juta untuk pembelian kendaraan listrik. Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

“Segera kita luncurkan dengan subsidi. Misalnya motor ini kita lagi finalisasi berapa juta kita mau kasih subsidi, mungkin sekitar Rp 6 jutaan di Thailand mungkin subsidi Rp 7 juta, di kita mungkin sekitar Rp 6,5 juta,” kata Luhut dalam acara ‘Welcoming Stronger Investment Post-Pandemic’.

Selain sepeda motor, insentif kendaraan listrik juga akan diberlakukan untuk mobil. “Mobil juga kita kasih subsidi karena dia tidak akan membeli bensin lagi,” imbuhnya.

Pos terkait