kabinetrakyat.com – Susu merupakan salah satu minuman yang menyehatkan tubuh dan tulang .

Tidak hanya disukai oleh anak kecil, susu juga memberikan manfaat dan cukup digemari oleh orang-orang dewasa.

Meski demikian, ada juga orang yang tidak menyukai susu hewani dan lebih memilih susu nabati yang berbahan dasar seperti almond, jambu mete, kelapa, rami, gandum, kacang polong, beras, dan kedelai.

Mineral dan komponen penting dalam susu seperti magnesium, fosfor, zat besi, dan selenium merupakan bagian penting yang harus diketahui.

“Sama seperti ada variabilitas yang luas dalam kandungan nutrisi di banyak sumber makanan, tampaknya hal yang sama mungkin berlaku untuk susu nabati non- susu ,” kata Lon Ben Asher, ahli gizi asal Florida, dilansir Pikiran-rakyat.com dari Healthline.

Menurutnya, susu nabati dari kacang-kacangan, kacang polong dan kacang kedelai memiliki kandungan mineral yang lebih banyak dan nilai gizi yang lebih luas.

Berikut ini beberapa susu nabati yang bisa dijadikan rekomendasi pada saat berbelanja.

1. Susu Kedelai

Susu kedelai mengandung semua asam amino esensial, yang mirip dengan susu susu . Ini juga bebas kolesterol dan rendah lemak jenuh.

Kedelai juga merupakan alergen yang umum dan tidak ditoleransi oleh semua orang secara setara.

2. Susu Almond

Susu almond lebih rendah kalori daripada susu susu , yang mungkin lebih disukai pada orang dewasa yang mencoba menurunkan berat badan.

Namun, ini bukan alternatif yang baik jika ada alergi kacang.

3. Susu Mete

Susu mete memiliki rasa krim, yang mungkin lebih disukai daripada susu almond. Memiliki vitamin E yang tinggi, lebih rendah kalori, dan cocok dengan diet vegan.

Tapi, susu mete memiliki kandungan protein yang rendah, sehingga mungkin tidak membantu untuk memenuhi kebutuhan protein seseorang secara keseluruhan.

4. Susu Beras

Susu beras adalah pilihan yang baik jika ada alergi terhadap susu , kacang-kacangan, atau produk kedelai.

Namun, susu beras mengandung kandungan karbohidrat dan kalori yang lebih tinggi, jadi mungkin tidak tepat untuk seseorang yang mengikuti diet terkontrol kalori.***