kabinetrakyat.com – Sering kali disalah artikan sebagai sebuah tindakan atau perilaku kriminal , kleptomania digolongkan sebagai gangguan kontrol impulsif.

Kleptomania didefinisikan sebagai kegagalan menahan dorongan yang berulang-ulang untuk mengambil atau mencuri barang yang tidak diperlukan untuk penggunaan pribadi atau keuntungan pribadi.

Dilansir dari The Recovery Village, kleptomania merupakan sebuah gangguan. Orang yang menderita kleptomania sering kali memiliki stigma atau persepsi oleh publik karena penggambaran yang salah oleh media.

Publik menilai orang kleptomania sebagai seorang kriminal , sehingga biasanya penderita kleptomania malu untuk pergi ke dokter atau psikolog.

Kleptomania juga berbeda dengan sekadar mencuri. Perbedaannya adalah kleptomania merupakan gangguan mental .

Ketika seseorang mencuri, biasanya dilakukan dengan sadar dan direncanakan untuk meraih keuntungan, sedangkan tindakan kleptomania sifatnya impulsif dan bukan untuk meraih keuntungan semata.

Lalu bagaiman cara mengetahui apakah seseorang merupakan kleptomania ?

Kleptomania biasanya mereka mencuri dari toko, warung, dan lain sebagainya. Tetapi mereka juga bisa mencuri barang-barang miliki keluarga atau teman mereka.

Barang yang diambil biasanya bukanlah barang yang tidak berharga, atau barang yang jika hilang pemiliknya tidak akan menyadarinya.

Bagaimanapun juga, orang dengan kleptomania memiliki kewaspadaan yang sangat tinggi.

Jika seseorang mulai bertingkah aneh, sembunyi-sembunyi, gelisah, dan panik ketika kita berada di sekitarnya, bisa jadi seseorang itu mengidap kleptomania . Berikut gejalanya:

1. Memiliki pikiran yang mengganggu secara berkelanjutan

2. Kepercayaan diri yang rendah

3. Memiliki tingkat kewaspadaan yang cukup tinggi

4. Merasakan kesenangan ketika mengambil barang orang

5. Merasakan rasa bersalah dan malu setelah mengambil barang orang

Jika menemui seseorang yang dikira mengidap kleptomania , kita harus memahami dengan benar bahwa apa yang ia lakukan bukanlah untuk keuntungan dia pribadi. Orang dengan kleptomania mengetahui bahwa mencuri itu tindakan ilegal dan salah.

Karenanya, orang dengan kondisi tersebut seringkali malu untuk mengakuinya atau bahkan malu untuk pergi ke psikolog. (Mohammad Aqshal Fazrullah)***