Table of contents: [Hide] [Show]

Hasil PSM vs Persik

Peluaitpanjang.com | Pada laga pekan keenam Liga 1 2023/2024, PSM Makassar menelan kekalahan saat menjamu Persik Kediri dengan skor 1-2. Pertandingan ini berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Kamis (3/8/2023).

PSM berhasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol dari Yuran Fernandes lewat tendangan penalti pada menit ke-27. Namun, di babak kedua, Persik berhasil menyamakan skor melalui gol dari Bayu Otto yang mencetak gol dari jarak jauh ke pojok bawah kanan gawang Ardiansyah.

Tidak lama setelah itu, Persik kembali mencetak gol, kali ini melalui serangan balik cepat yang diinisiasi oleh Jefinho. Pemain asal Brasil tersebut berhasil melewati Erwin Gutawa sebelum dengan sukses mengecoh Ardiansyah dan mencetak gol.

Meskipun PSM melakukan pergantian pemain dengan memainkan Rizky Eka Pratama menggantikan Yakob Sayuri, serta Persik juga melakukan pergantian dengan mengganti pemain cedera Bayu Otto dan Jefinho dengan Mohammad Khanafi dan Adi Eko Jayanto, namun hingga akhir pertandingan, skor tetap 1-2 untuk kemenangan Persik Kediri.

Itulah hasil PSM vs Persik Kediri yang berlangsung dengan dramatis, di mana Persik berhasil membalikkan kedudukan setelah awalnya ketinggalan lebih dulu dari gol penalti PSM.

Setelah melakukan pergantian pemain, pertandingan semakin memanas dan sengit. PSM berusaha keras untuk mengejar ketertinggalan dan terus menggempur pertahanan Persik. Namun, upaya mereka kesulitan karena rapatnya pertahanan lawan.

Saat pertandingan mendekati akhir, PSM mendapat peluang emas melalui tendangan bebas di dekat kotak penalti Persik. Wiljan Pluim ditunjuk sebagai eksekutor, namun sayangnya sepakannya mengenai pagar pemain Persik dan peluang tersebut tidak bisa dimanfaatkan.

Hingga akhir pertandingan, skor tetap 1-2 untuk keunggulan Persik. Hasil ini membuat PSM tertahan di posisi delapan klasemen dengan 8 poin, sementara Persik naik ke posisi 11 dengan mengoleksi 7 poin.

Meskipun kalah, PSM bermain dengan semangat dan kegigihan yang tinggi, tetapi Persik berhasil mempertahankan keunggulan mereka dan meraih kemenangan dengan hasil akhir yang cukup dramatis. Pertandingan tersebut menunjukkan persaingan ketat di Liga 1 dan memberikan pengalaman berharga bagi kedua tim dalam perjalanan kompetisi ini.

PSM Makasar

PSM merupakan singkatan dari Persatuan Sepak Bola Makassar. PSM adalah salah satu klub sepak bola tertua dan terbesar di Indonesia. Klub ini berbasis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Didirikan pada 2 November 1915, PSM telah menjadi salah satu kekuatan dominan dalam sepak bola Indonesia.

PSM telah banyak berkompetisi di berbagai kompetisi sepak bola di Indonesia, termasuk Liga 1, kompetisi papan atas dalam sistem liga sepak bola Indonesia. Tim ini telah meraih sejumlah gelar juara dalam sejarahnya, termasuk gelar juara Liga Indonesia dan Piala Indonesia.

Warna resmi tim PSM adalah merah dan putih, dan mereka memainkan pertandingan kandang di Stadion Andi Mattalatta atau yang lebih dikenal dengan nama Stadion Mattoanging. Stadion ini adalah salah satu stadion terbesar di Indonesia dan telah menjadi saksi berbagai pertandingan besar PSM.

Klub ini memiliki basis penggemar yang fanatik dan setia yang dikenal dengan sebutan “Juku Eja”, dan dukungan mereka selalu mengiringi tim dalam setiap pertandingan. PSM juga memiliki rivalitas dengan klub lain di Indonesia, terutama dengan Persebaya Surabaya, yang sering menjadi pertandingan yang dinanti-nanti oleh penggemar kedua klub.

Sebagai salah satu klub sepak bola paling bersejarah di Indonesia, PSM terus menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan dalam kompetisi sepak bola Tanah Air dan berusaha untuk meraih kesuksesan lebih lanjut di masa depan.

 

Persik

Persik Kediri adalah salah satu klub sepak bola ternama di Indonesia yang berbasis di Kota Kediri, Jawa Timur. Nama “Persik” sendiri adalah singkatan dari “Persatuan Sepak Bola Indonesia Kediri.” Klub ini didirikan pada 19 April 1950, sehingga memiliki sejarah panjang dalam dunia sepak bola Indonesia.

Warna resmi tim Persik adalah oranye, dan mereka sering disebut sebagai “Macan Putih” sebagai julukan resmi klub. Stadion utama Persik Kediri adalah Stadion Brawijaya yang terletak di Kota Kediri, tempat di mana mereka memainkan pertandingan kandang dan disambut oleh pendukung setia mereka.

Persik Kediri telah berpartisipasi dalam berbagai kompetisi sepak bola di Indonesia, termasuk Liga Indonesia. Sebagai klub dengan prestasi yang cukup mencolok, Persik pernah meraih gelar juara Liga Indonesia pada tahun 2003. Keberhasilan ini membuat Persik Kediri menjadi salah satu kekuatan di sepak bola Tanah Air.

Seperti klub sepak bola lainnya, Persik juga memiliki basis penggemar yang fanatik dan setia yang selalu mendukung timnya dalam setiap kesempatan. Dukungan dari para suporter menjadi motivasi bagi pemain Persik Kediri untuk memberikan performa terbaik dalam setiap pertandingan.

Sebagai bagian dari tradisi sepak bola di Indonesia, Persik Kediri juga memiliki rivalitas dengan beberapa klub lain, terutama dalam pertandingan derby regional atau pertemuan dengan klub-klub dari daerah sekitar.

Persik Kediri terus berupaya untuk mencatatkan prestasi lebih tinggi dan terus menjadi kebanggaan bagi pendukungnya di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan