Apa itu Muruk Tegese?

Pembaca Sekalian, mungkin sebagian dari Anda masih belum familiar dengan makanan yang bernama muruk tegese. Muruk tegese adalah makanan yang berasal dari Jawa Tengah dan DIY, terutama di daerah Kulon Progo dan Gunungkidul. Makanan ini dibuat dengan bahan dasar ikan tongkol dan bumbu rempah-rempah. Proses pembuatannya pun tak sulit, dengan cara menggoreng ikan tongkol yang telah dicincang halus dengan bumbu-bumbu tradisional. Selanjutnya, muruk tegese akan dikeringkan hingga kering dan crispy.

Kelebihan dan Kekurangan Muruk Tegese

Muruk tegese terbilang cukup populer di kalangan masyarakat Jawa dan Semarang sebagai camilan yang murah dan lezat. Tidak hanya itu, muruk tegese juga memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang perlu diketahui. Berikut pembahasannya.

KelebihanKekurangan
Muruk tegese mengandung protein tinggi dari ikan tongkolProses penggorengan membuatnya berpotensi menambah berat badan
Bumbu-bumbu rempah tradisional memberikan cita rasa unikKandungan garam yang tinggi bisa menyebabkan kenaikan tekanan darah
Harga murah dan mudah didapatkanTidak cocok untuk penderita alergi seafood

Muruk tegese mengandung sekitar 30% protein, berkat bahan ikan tongkol yang diolah. Protein sendiri merupakan zat gizi yang sangat penting bagi tubuh kita untuk membangun sel dan jaringan tubuh. Selain itu, ada beberapa rempah-rempah seperti cabai, kapulaga, adas, dan ketumbar yang menjadi bumbu andalan dalam pembuatan muruk tegese. Kandungan rempah-rempah tersebut bermanfaat untuk menghalau nyamuk dan serangga, sehingga mengurangi resiko penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah dan malaria.

Di sisi lain, ada kekurangan yang perlu diwaspadai. Meskipun muruk tegese mengandung nutrisi yang baik dlaam jumlah yang cukup, proses penggorengan dalam pembuatan muruk tegese menyebabkan kandungan minyak dan kalori menjadi tinggi, dan membuatnya sebaiknya dihindari oleh penderita obesitas atau masalah kesehatan lainnya. Selain itu, kandungan garam yang tinggi dalam makanan ini berpotensi meningkatkan tekanan darah, sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita hipertensi.

Manfaat Kesehatan dari Muruk Tegese

Pembaca Sekalian, selain kelebihan dan kekurangan, muruk tegese juga memiliki beberapa manfaat kesehatan yang perlu diketahui. Berikut ini diantaranya:

1. Meningkatkan Kadar Hemoglobin

Hemoglobin merupakan bagian penting dari sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Kandungan besi dalam ikan tongkol yang menjadi bahan dasar muruk tegese, membantu meningkatkan produksi hemoglobin dalam tubuh.

2. Menjaga Kesehatan Tulang

Jumlah kalsium dalam muruk tegese lumayan besar. Kalsium sangatlah penting bagi kesehatan tulang manusia. Dengan mengkonsumsi muruk tegese secara teratur, maka kita bisa menjaga tulang-tulang kami dari kerapuhan dan menciptakan tulang yang kuat lain nilainya bagi tubuh.

3. Meningkatkan Fungsi Otak

Adanya kehadiran omega-3 dalam ikan tongkol yang digunakan dalam pembuatan muruk tegese, meningkatkan fungsi otak dan meningkatkan tingkat IQ seseorang. Omega-3 juga dikenal dapat membantu dalam mencegah atau mengatasi penurunan fungsi otak di masa tua nanti.

4. Mengurangi Risiko Diabetes

Berdasarkan penelitian, orang yang seringkali mengonsumsi makanan yang banyak mengandung protein, seperti muruk tegese, cenderung memiliki dan menurunkan resiko terkena diabetes tipe 2.

Pertanyaan Seputar Muruk Tegese

1. Bagaimana cara membuat muruk tegese sendiri?

Muruk tegese bisa dibuat sendiri di rumah, dengan bahan dasar ikan tongkol, tepung ketan, tepung beras, bumbu halus, dan minyak goreng. Langkah-langkah pembuatannya bisa dicari di internet atau dalam sumber belajar tentang masakan tradisional.

2. Apakah muruk tegese bisa disimpan untuk waktu yang lama?

Iya, muruk tegese bisa disimpan dalam wadah kedap udara di tempat yang kering dan sejuk hingga satu bulan atau bahkan lebih. Namun, disarankan untuk segera mengkonsumsi setelah dibeli atau dibuat agar lebih segar dan gurih.

3. Apa saja jenis ikan yang bisa digunakan sebagai bahan dasar muruk tegese selain tongkol?

Tuna dan ikan tenggiri juga bisa digunakan sebagai pengganti ikan tongkol dalam pembuatan muruk tegese.

4. Bagaimana cara mengolah muruk tegese untuk diet?

Muruk tegese sebaiknya tidak dijadikan makanan utama saat diet karena tinggi kalori dan lemak. Namun, bisa dijadikan sebagai camilan sehat dengan cara mengurangi jumlah porsi dan frekuensi mengonsumsi.

5. Bagaimana cara memilih muruk tegese yang baik?

Pilihlah muruk tegese yang masih dalam kondisi baru dan segar. Pastikan tidak ada garam yang gumpal dan rasanya tidak terlalu asin atau terlalu manis.

6. Apa saja jenis makanan lain yang memiliki kandungan protein tinggi selain muruk tegese?

Beberapa jenis makanan yang mengandung protein tinggi, antara lain daging ayam, daging sapi, kacang-kacangan, dan telur.

7. Apakah muruk tegese bisa dikonsumsi oleh ibu hamil?

Muruk tegese bisa dikonsumsi dalam jumlah yang sedang oleh ibu hamil. Namun, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena setiap ibu hamil memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda.

8. Apa saja bumbu-bumbu yang digunakan dalam pembuatan muruk tegese?

Bumbu-bumbu yang banyak digunakan dalam pembuatan muruk tegese adalah cabe rawit, kunyit, ketumbar, jahe, bawang putih, merica, dan garam.

9. Apakah muruk tegese cocok untuk penderita asam lambung?

Tidak disarankan mengonsumsi muruk tegese secara berlebihan untuk penderita asam lambung karena bisa memicu terjadinya kembali nya asam lambung.

10. Mengapa muruk tegese disarankan untuk dikonsumsi sebagai makanan camilan?

Karena mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi, sehingga kurang disarankan sebagai makanan utama dalam menu sehari-hari.

11. Bagaimana cara mengurangi kadar garam dalam muruk tegese?

Untuk mengurangi kadar garam dalam muruk tegese, bisa menambahkan tepung ketan atau tepung beras dalam adonan sebelum digoreng.

12. Sudah berapa lama muruk tegese ada dan siapa yang menciptakan makanan ini?

Muruk tegese sudah ada sejak zaman dahulu kala dan tidak diketahui pasti siapa yang menciptakan makanan ini. Namun, makanan ini telah menjadi makanan tradisional yang terkenal di sejumlah daerah di Jawa Tengah dan DIY.

13. Apa saja cara penyajian muruk tegese yang unik dan menarik?

Beberapa cara penyajian muruk tegese yang unik dan menarik, antara lain dengan menambahkan saus sambal atau cocolan kecap manis. Muruk tegese juga bisa dijadikan bahan tambahan dalam pembuatan nasi goreng, mie goreng, atau capcay.

Kesimpulan

Pembaca Sekalian, muruk tegese dengan berbagai kelebihan dan kekurangan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh jika dikonsumsi dengan bijak. Mengandung protein, kalsium, omega-3 dan bumbu rempah tradisional yang berguna sebagai penghalau nyamuk membuatnya sangat disarankan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai dan tak berlebihan sebagai camilan sehat. Sebaiknya dihindari bagi orang yang mempunyai masalah kesehatan tertentu. Oleh karena itu, jangan ragu mencoba muruk tegese sebagai camilan atau menu tambahan dalam menu resep masakan Anda.

Kata Penutup

Demikianlah artikel tentang Muruk Tegese, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda yang ingin mengenal makanan tradisional khas Jawa Tengah dan DIY. Sekali lagi, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dalam jumlah yang sesuai agar tidak menyebabkan masalah kesehatan. Terima kasih telah membaca artikel ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan