Pengantar

Salam Pembaca Sekalian, kita semua tahu bahwa atom merupakan unit terkecil dari suatu unsur yang memiliki konfigurasi khusus yang membedakannya dari unsur lainnya. Dalam menyusun struktur atom, para ilmuwan telah mengemukakan berbagai teori dan model. Di antara model-model tersebut, model atom Rutherford dan Bohr adalah dua model yang cukup terkenal dan sering dibahas dalam dunia ilmu pengetahuan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai perbedaan antara model atom Rutherford dengan model atom Bohr serta kelebihan dan kekurangan dari kedua model tersebut. Mari kita mulai dengan menjelaskan masing-masing dari kedua model ini terlebih dahulu.

Model Atom Rutherford

Model atom Rutherford dikemukakan oleh ilmuwan asal Inggris, Ernest Rutherford pada tahun 1911. Menurut model ini, atom terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan padat yang terbuat dari proton dan neutron (sub-atom) serta elektron yang berputar mengelilingi inti tersebut.

Keyakinan Rutherford bahwa atom terdiri atas inti atom didapatkan setelah ia melakukan percobaan menembakkan partikel alpha ke selembar lembaran emas. Hasil percobaan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar partikel alpha melewati lembaran emas tanpa mengalami perbedaan, sementara sebagian lainnya dipantulkan di berbagai arah. Dari sinilah Rutherford menemukan bahwa inti atom berada di tengah atom dan menyusun sebagian besar massa atom.

Model Atom Bohr

Model atom Bohr diperkenalkan oleh ilmuwan Denmark, Niels Bohr pada tahun 1913. Menurut model ini, atom terdiri dari inti atom yang berisi proton dan neutron serta elektron yang berputar mengelilingi inti atom dalam sejumlah orbit tetap.

Bohr mengajukan bahwa elektron hanya dapat berada di orbit-tertentu dengan energy yang khusus. Bohr menjabarkan bahwa elektron-lebih energi dapat digunakan untuk naik ke orbit yang lebih tinggi atau turun ke orbit yang lebih rendah melalui pelepasan foton (radiasi elektromagnetik).

Perbedaan Antara Model Atom Rutherford dengan Model Atom Bohr Adalah

Model Atom RutherfordModel Atom Bohr
Hanya menjelaskan mengenai inti atom dan elektron yang bergerak secara acak mengelilingi inti tersebut.Menjelaskan mengenai inti atom yang terdiri dari proton dan neutron serta elektron yang berada di orbit tertentu.
Tidak menjelaskan mengenai energi elektron.Menjelaskan bahwa elektron hanya dapat bergerak pada orbit tertentu dan memiliki energi khusus.
Model ini hanya memiliki satu orbit yang berfungsi sebagai jalur elektron bagi semua elektron di dalam atom.Model ini memiliki beberapa orbit yang berbeda bagi elektron. Orbit ini disebut kulit.
Tidak menjelaskan mengenai pelepasan radiasi oleh elektron ketika bergerak.Menjelaskan bahwa elektron dapat mengubah energi dengan melepaskan radiasi elektromagnetik ketika beralih ke orbit berenergi lebih rendah.
Kurang akurat dalam menjelaskan spektrum garis spektrum gas.Akurat dalam menjelaskan spektrum garis spektrum gas pada unsur.
Model ini tidak dapat menjelaskan sifat-sifat atom poliatomik.Dapat menjelaskan sifat-sifat atom poliatomik dan diatomik.
Hanya dapat digunakan untuk unsur-unsur dengan jumlah atom rendah.Dapat digunakan untuk semua unsur, dan tidak memiliki pelebaran di mana-mana.

Kelebihan dan Kekurangan Perbedaan Antara Model Atom Rutherford dengan Model Atom Bohr Adalah

Kelebihan Model Atom Rutherford

Model ini mengajarkan mengenai inti atom sebagai pusat massa atom dan ini adalah pandangan yang benar. Rutherford memberi kontribusi besar pada pemahaman kita tentang struktur atom karena dia menciptakan gagasan tentang inti atom. Model atom Rutherford menggunakan ide-ide yang saat itu baru ditemukan dalam fisika dan ilmu radiasi untuk menjelaskan interaksi antara partikel yang bermuatan positif.

Kekurangan Model Atom Rutherford

Model atom Rutherford tidak menjelaskan mengenai energi elektron yang bergerak secara acak. Ini menjadi masalah ketika fakta sedang terungkap tentang bagaimana photon yang dipancarkan berasal dari atom. Memang benar bahwa photon itu berasal dari elektron yang bergerak, tetapi atom Rutherford tidak memiliki cara untuk menjelaskan mengapa ini terjadi.

Kelebihan Model Atom Bohr

Model atom Bohr memiliki kelebihan dalam menjelaskan spektrum garis spektrum gas pada unsur. Model ini juga menjelaskan bahwa elektron memiliki tingkat energi tertentu, yang merupakan konsep dasar dari spektroskopi atom. Model ini juga dapat digunakan untuk mengetahui jumlah energi yang diperlukan untuk mengionisasi atom.

Kekurangan Model Atom Bohr

Model atom Bohr hanya dapat menjelaskan spektrum garis pada unsur-unsur tunggal. Proses pada unsur-unsur bergabung tidak dapat dijelaskan. Ada kekuatiran bahwa model Bohr termasuk dalam kategori teori eksplisit yang hanya dapat diterapkan ke situasi tertentu. Model ini juga tidak dapat membentuk konsep integrasi mistik mengenai atom.

FAQ

1. Kenapa model atom Rutherford hanya menjelaskan inti atom saja?

Hal ini disebabkan karena percobaan Rutherford menunjukkan bahwa inti atom berada di tengah atom dan menyusun sebagian besar massa atom.

2. Apa kelebihan dari model atom Bohr?

Model atom Bohr memiliki kelebihan dalam menjelaskan spektrum garis spektrum gas pada unsur. Model ini juga menjelaskan bahwa elektron memiliki tingkat energi tertentu, yang merupakan konsep dasar dari spektroskopi atom.

3. Termasuk apa kekurangan dari model atom Bohr?

Model atom Bohr hanya dapat menjelaskan spektrum garis pada unsur-unsur tunggal. Proses pada unsur-unsur bergabung tidak dapat dijelaskan.

4. Apa kekurangan dari model atom Rutherford?

Model atom Rutherford tidak menjelaskan mengenai energi elektron yang bergerak secara acak. Ini menjadi masalah ketika fakta sedang terungkap tentang bagaimana photon yang dipancarkan berasal dari atom.

5. Model atom Bohr dapat digunakan untuk mengidentifikasi apa?

Model atom Bohr dapat digunakan untuk mengidentifikasi jumlah energi yang diperlukan untuk mengionisasi atom.

6. Apa kelebihan dari model atom Rutherford?

Model ini mengajarkan mengenai inti atom sebagai pusat massa atom dan ini adalah pandangan yang benar. Rutherford memberi kontribusi besar pada pemahaman kita tentang struktur atom karena dia menciptakan gagasan tentang inti atom.

7. Dapatkah model atom Rutherford dan Bohr menjelaskan sifat atom poliatomik?

Model atom Rutherford tidak dapat menjelaskan sifat-sifat atom poliatomik, sedangkan model atom Bohr dapat menjelaskan sifat-sifat atom poliatomik dan diatomik.

Kesimpulan

Perbedaan antara model atom Rutherford dengan model atom Bohr ada dalam bagaimana keduanya menjelaskan struktur atom. Model atom Rutherford hanya menjelaskan inti atom, sedangkan model atom Bohr menjelaskan inti atom beserta kulit elektron di sekelilingnya. Kedua model ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Bagi para ilmuwan, keduanya tetap memberikan kontribusi penting dalam pemahaman tentang struktur atom dan hal ini diterapkan dalam berbagai bidang seperti fisika, kimia, dan teknologi.

Kita bisa menyimpulkan bahwa struktur atom masih menjadi bahan diskusi populer di kalangan ilmuwan dan kita masih banyak perlu mempelajari tentang bagaimana atom bekerja dan bagaimana kita dapat menerapkannya dalam dunia nyata.

Kata Penutup

Demikianlah artikel mengenai perbedaan antara model atom Rutherford dengan model atom Bohr. Kami harapkan artikel ini dapat memberikan wawasan baru bagi pembaca untuk memahami struktur atom serta kelebihan dan kekurangan dari kedua model tersebut. Silahkan bagi pembaca yang ingin memberikan masukan atau pertanyaan mengenai artikel ini di kolom komentar.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan