KabinetRakyat.com

Berita Rakyat Untuk Membangun Bangsa!

kabinetrakyat.com – Plt. Direktur SMA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Winner Jihad Akbar meminta guru untuk fokus pada proses pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi untuk menjawab tantangan zaman di dunia pendidikan.

“Kuncinya, kita harus fokus pada pembelajaran dengan pemanfaatan teknologi mutakhir serta sumber daya kita gunakan dengan efektif dan efisien,” kata Winner dalam webinar Bincang SMA: Pentingkah PMM bagi Guru? yang diikuti daring di Jakarta pada Senin.

Ia menjelaskan bahwa teknologi yang semakin maju dan canggih membuat murid cenderung lebih suka belajar mandiri dari berbagai sumber. Murid-murid pun akhirnya sangat menggantungkan diri pada teknologi informasi dan komunikasi.

Oleh karena itu, menurut Winner, guru harus sadar bahwa mereka tidak lagi menjadi satu-satunya sumber informasi di dalam kelas. Pasalnya, murid-murid kini dapat mengakses berbagai sumber informasi lainnya dengan mudah melalui ponsel mereka.

“Maka guru tidak boleh kalah dari murid. Guru harus bisa mengarahkan siswanya dalam melakukan pembelajaran yang bisa diperoleh dari berbagai sumber melalui kecanggihan teknologi,” katanya.

Untuk itu, Winner mengatakan pemerintah melalui Kemendikbudristek telah membangun platform digital bernama Platform Merdeka Mengajar untuk memudahkan guru dalam melakukan kegiatan belajar-mengajar di era transformasi digital, sekaligus mendukung implementasi kurikulum merdeka.

“Platform ini dapat membantu guru memperoleh referensi, inspirasi, dan pemahaman sehingga diharapkan mampu mengembangkan dirinya dalam memaksimalkan implementasi kurikulum merdeka,” ujar Winner.

“Sehingga, guru juga bisa menjawab tantangan gaya belajar baru bagi murid sesuai dengan perkembangan zaman yang sudah mengalami transformasi secara digital,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, Platform Merdeka Mengajar disesuaikan dengan konsep pembelajaran kurikulum merdeka. Khusus untuk SMA, ia mengatakan pihaknya sedang melakukan proses penyusunan materi terkait pemilihan mata pelajaran, serta menyelesaikannya dengan kebijakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN).

“Juga, terdapat berbagai macam fitur yang disediakan. Antara lain video inspirasi, asesmen murid, perangkat ajar, pelatihan mandiri, bukti karya, dan komunitas belajar yang kita harapkan dapat membantu bapak dan ibu guru dalam melakukan transformasi pembelajaran di sekolahnya masing-masing,” kata Winner.