kabinetrakyat.com – Ada beragam cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi stres . Ada yang memilih untuk melakukan yoga, pijat, atau cara-cara yang lain.

Ternyata ada banyak orang-orang yang mengurangi stress dengan cara bersih-bersih .

Bagi sebagian orang, memandang rumah yang bersih dan teratur akan membuat mereka tenang.

Menjaga agar rumah tetap bersih dan rapi merupakan hal yang baik. Faktanya, kurangnya tanggung jawab kebersihan akan berdampak bagi kesehatan mental .

Kondisi rumah yang tidak rapi berkontribusi pada tingkat depresi seseorang. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan penurunan fokus, kebingungan dan tekanan.

Penelitian telah menemukan bahwa bersih-bersih bisa memberikan dampak positif bagi kesehatan mental .

Dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Very Well Mind, berikut ini beberapa manfaat bersih-bersih bagi kesehatan mental .

1. Bermanfaat bagi Kesehatan Fisik

Nichole Keith, PhD, seorang ilmuwan peneliti dan professor di Indiana University menyatakan dalam studinya bahwa orang dengan rumah yang bersih cenderung lebih bersih dari mereka yang rumahnya berantakan.

2. Meningkatkan Mood

Rumah yang bersih akan membantu seseorang untuk mengurangi kecemasan. Sebuah penelitian menemukan bahwa orang-orang yang menikmati kegiatan mencuci piring mengalami penurunan kecemasan sebesar 27 persen.

Penelitian lain juga menyebutkan bahwa menggunakan seprai yang bersih dan merapikan tempat tidur akan membuat kualitas tidur seseorang lebih baik. Kualitas istirahat yang baik akan memberikan banyak manfaat bagi kesehatan mental seperti suasana hati yang lebih baik.

3. Meningkatkan Fokus

Keadaan rumah yang berantakan atau sangat kotor dapat memengaruhi kemampuan fokus seseorang. Keadaan ini akan membatasi otak untuk memproses informasi.

Apabila kita mengalami kesulitan untuk fokus belajar, kita bisa mencoba untuk membersihkan dan merapikan tempat kita belajar terlebih dahulu.

Kegiatan bersih-bersih dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Kita bisa memulai hal ini dari bagian yang paling kecil, tetapi dilakukan setiap hari. Misalnya, hari ini kita bisa memutuskan untuk membersihkan toilet, hari berikutnya membersihkan dapur, dan hari berikutnya membereskan baju.

Salah satu kuncinya agar bersih-bersih dapat membantu kesehatan mental kita adalah bersih-bersih sesuai kesanggupan kita. Apabila kegiatan ini kita lakukan di luar batas kesanggupan mental, maka stres kita hanya akan semakin bertambah dan tidak berhasil berkurang. (Anggita Laras Syanlindri)***