Masyarakat Sumatera Barat Menggelar Sholat Gaib Untuk Korban di Palestina, menjadi saksi kepedulian tinggi masyarakatnya terhadap konflik di Palestina. Pada Sabtu (18/11/2023), Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli Palestina menggelar sholat gaib di Masjid Agung Baitul Ilmi. Dalam upaya untuk memberikan penghormatan kepada korban konflik, acara ini menjadi sebuah simbol solidaritas.

Dalam kesatuan yang luar biasa, jemaah yang hadir berasal dari berbagai unsur masyarakat. Ketua Aliansi Masyarakat Pasaman Barat Peduli Palestina, Darmansyah, memimpin acara ini dengan keberagaman sebagai kekuatan utama.

Sholat gaib bukan sekadar ritual keagamaan; ini adalah ungkapan kepedulian mendalam terhadap ribuan Muslimin Palestina yang telah kehilangan nyawa. Acara ini bukan hanya tentang doa, tetapi juga tentang menyampaikan pesan kepedulian kepada mereka yang menderita.

Dipimpin oleh Ketua MUI Pasaman Barat, Ustad Darmansyah, dan diiringi doa yang penuh harap oleh Ustad Bulkaini, sholat gaib menjadi momen penggugah hati bagi semua yang hadir.

Sejumlah jamaah terlihat menangis dan meneteskan air mata selama pelaksanaan sholat gaib. Momen penuh emosi ini menjadi wujud nyata dari kepedulian dan kepedihan yang dirasakan bersama.

Setelah sholat gaib, rangkaian kegiatan meliputi tausiah, orasi, penggalangan dana, dan long march peduli Palestina. Semua kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa kepedulian tidak hanya diucapkan, tetapi juga diterjemahkan dalam tindakan.

Andika, seorang peserta aksi, menyatakan prihatin dan mengajak semua untuk bersama-sama mengirimkan doa untuk saudara-saudara di Palestina. Ungkapan kepedulian ini mencerminkan semangat solidaritas yang harus terus diperjuangkan.

Menurut Andika (33), kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari solidaritas. “Kita sangat prihatin melihat penderitaan saudara-saudara kita di Palestina sana. Mari kita kirimkan doa untuk mereka,” katanya.

Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku dalam membantu sesama. Mari bersama-sama berkontribusi dalam upaya membantu masyarakat Palestina.

 

Penggalangan dana yang dilakukan oleh peserta akan memberikan kontribusi langsung untuk meringankan penderitaan di Palestina. Setiap donasi memiliki dampak besar, dan kita semua dapat berperan dalam membawa perubahan.

Pesan keseluruhan dari acara ini adalah solidaritas dan kepedulian. Kebersamaan dalam doa, penggalangan dana, dan dukungan emosional adalah langkah awal menuju perubahan positif.

Tak hanya menjadi peristiwa lokal, acara ini memiliki potensi besar untuk membangkitkan kesadaran dan dukungan global terhadap isu-isu kemanusiaan. Solidaritas tidak mengenal batas dan dapat menjadi kekuatan bersama untuk perubahan yang lebih baik.

Pada akhirnya, peristiwa ini mencerminkan peran penting komunitas Muslim global dalam mendukung satu sama lain di saat krisis. Kebersamaan adalah kekuatan, dan dalam kesulitan, kita dapat menemukan kekuatan bersama.

Dalam kepedulian dan solidaritas, masyarakat Kabupaten Pasaman Barat memberikan contoh nyata tentang bagaimana satu tindakan kecil dapat memberikan dampak besar. Semoga kepedulian ini tidak hanya menjadi kilas balik sementara, tetapi menjadi awal dari gerakan yang lebih besar untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan