Latihan Super Garuda Shield 2023 di Indonesia,Dalam sebuah langkah yang menunjukkan komitmen kuatnya terhadap kemitraan militer dengan Indonesia, Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengirim lebih dari 600 prajuritnya ke Tanah Air untuk berpartisipasi dalam latihan bersama Super Garuda Shield 2023. Latihan ini adalah bagian dari serangkaian upaya untuk meningkatkan kerja sama antara kedua negara dan meningkatkan kesiapan militer di kawasan Indo-Pasifik.

Menyambut Kedatangan Prajurit AS

Sorti pertama dari prajurit Angkatan Darat AS tiba di Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal), Juanda, Surabaya, pada Jumat, 25 Agustus 2023. Mereka terdiri dari 238 prajurit dari 2nd Infantry Brigade Combat Team, 25th Infantry Division, 225 Brigade Support Battalion, dan 2-11 Field Artillery. Semua prajurit ini berada di bawah Komando Indo Pasifik AS (USINDOPACOM) yang berbasis di Hawaii. Kedatangan mereka disambut dengan hangat oleh tuan rumah Indonesia.

Sorti kedua tiba beberapa hari kemudian, tepatnya pada Senin, 28 Agustus 2023. Kali ini, ada 447 personel dari berbagai kesatuan di bawah Komando Indo Pasifik Amerika (USINDOPACOM) dan pasukan Rotasional Marinir Amerika (MRF-D) yang berbasis di Darwin, Australia. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen AS untuk berpartisipasi secara aktif dalam latihan ini.

Jadwal dan Partisipan

Rangkaian pelaksanaan latma Super Garuda Shield dijadwalkan akan dimulai pada Kamis, 31 Agustus 2023, dan akan berlangsung hingga 13 September 2023. Ini akan menjadi periode intensif di mana prajurit dari berbagai negara akan bekerja sama dalam berbagai skenario latihan.

Super Garuda Shield 2023 akan melibatkan personel militer dari beberapa negara, termasuk AS, Indonesia, Jepang, Australia, Singapura, Inggris, dan Perancis. Ini adalah bukti nyata dari komitmen negara-negara ini untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Observasi dari Negara-negara Sahabat

Selain peserta aktif, latihan ini juga akan menjadi kesempatan bagi beberapa negara sahabat untuk mengamati dan memahami lebih dalam tentang kerja sama militer di kawasan ini. Perwakilan militer dari negara seperti Brunei Darussalam, Brasil, Kanada, Jerman, India, Malaysia, Belanda, Selandia Baru, Papua Nugini, Filipina, Korea Selatan, dan Timor Leste akan hadir sebagai pengamat selama latihan berlangsung. Ini mencerminkan pentingnya latihan Super Garuda Shield dalam konteks kerja sama regional.

Menguatkan Kerja Sama Antar-Negara

Garuda Shield adalah latihan bersama dan gabungan tahunan antara TNI dan Komando Indo-Pasifik AS. Tujuan utama dari latihan ini adalah untuk memperkuat interoperabilitas antara kedua angkatan bersenjata, meningkatkan kemampuan operasional, membangun rasa saling percaya, dan mendorong kerja sama yang erat. Ini adalah sebuah tradisi yang telah berlangsung selama beberapa dekade dan terus menjadi bagian penting dari hubungan militer antara AS dan Indonesia.

Latihan seperti Super Garuda Shield tidak hanya memberikan manfaat dalam hal kemampuan militer, tetapi juga berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik antara kedua negara. Ini adalah langkah penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik yang semakin kompleks.

Kesimpulan

Kedatangan lebih dari 600 prajurit AS ke Indonesia untuk berpartisipasi dalam latihan Super Garuda Shield 2023 adalah bukti nyata dari komitmen kuat kedua negara untuk meningkatkan kerja sama militer dan menjaga keamanan di kawasan Indo-Pasifik. Latihan ini tidak hanya menguntungkan peserta aktif, tetapi juga memungkinkan negara-negara sahabat untuk mengamati dan belajar lebih banyak tentang kerja sama regional. Semoga latihan ini berjalan lancar dan menghasilkan manfaat yang positif untuk semua pihak yang terlibat.

Baca juga: Mengungkap Love Scam:Penangkapan 88 WN China di Batam

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan