Polres Gresik telah mengambil langkah-langkah penting dalam mengamankan acara Tabligh Akbar yang akan dihadiri oleh Habib Umar bin Hafidz. Acara ini dijadwalkan akan berlangsung di Gelora Joko Samudro pada hari Selasa, 22 Agustus. Diperkirakan puluhan ribu jemaah dari luar kota dan luar negeri akan memadati acara tersebut, sehingga pihak berwenang telah menyiapkan upaya pengamanan dan kelancaran yang maksimal.

Jumlah Personel dan Keikutsertaan Berbagai Pihak

Kapolres Gresik, AKBP Adhitya Panji Anom, telah mengonfirmasi bahwa Polres Gresik telah menyiapkan sekitar 1.000 personel gabungan untuk menjaga keamanan dan kelancaran acara Tabligh Akbar. Tim gabungan ini terdiri dari personel TNI, Polri, Dinas Pemkab Gresik, dan ormas di Gresik. Dari jumlah tersebut, terdapat 450 anggota polisi, 100 anggota TNI, serta 150 personel dari berbagai dinas terkait. Selain itu, ada 300 personel dari organisasi masyarakat (ormas) seperti Banser, Karang Taruna, Pemuda Pancasila, dan ormas lain yang ada di Gresik.

Pengaturan Lalu Lintas dan Penutupan Jalan

Selama berlangsungnya Tabligh Akbar, pihak berwenang juga akan melaksanakan rekayasa lalu lintas untuk memastikan kelancaran acara tersebut. Salah satu langkah yang diambil adalah penutupan dan pengalihan lalu lintas di Jalan Veteran. Penutupan ini akan dimulai dari perempatan Barata hingga perempatan Sentolang, dimulai pukul 13.00 WIB. Pengunjung yang datang setelah jam tersebut tidak diperbolehkan untuk parkir di sekitar Jalan Veteran.

Baca Juga: Danisa Chairiyah, Mantan Istri Tengku Tezi Sudah Menikah Lagi?

Fasilitas Parkir dan Pos Pengamanan

Kapolres Adhitya juga menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menyediakan kantong parkir bagi kendaraan bermotor. Selain itu, kendaraan shuttle (angkutan) juga disiapkan untuk rombongan yang naik bus. Sebanyak 23 pos pengamanan akan disebar di sekitar lokasi acara. Setiap pos bertugas mengatur arus lalu lintas dan mengarahkan jemaah untuk parkir. Posisi-posisi ini tersebar mulai dari kendaraan roda dua hingga roda empat. Rombongan yang menggunakan bus akan diberikan opsi kendaraan shuttle atau menggunakan ojek daring.

Himbauan kepada Masyarakat

Mantan Kapolres Blitar, Adhitya Panji Anom, juga memberikan himbauan kepada masyarakat yang akan menghadiri acara ini. Dia mengingatkan agar tidak membawa atribut politik, perguruan, atau bendera apapun. Sterilisasi akan dilakukan di depan gerbang stadion untuk menghindari gangguan keamanan. Selain itu, ia juga menyarankan agar tas diletakkan di depan tubuh agar tidak mudah menjadi sasaran pencurian atau perampokan.

Kesimpulan

Polres Gresik telah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kelancaran acara Tabligh Akbar Habib Umar bin Hafidz. Langkah-langkah pengamanan yang komprehensif telah diambil dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan ormas setempat. Rekayasa lalu lintas serta fasilitas parkir telah disiapkan untuk menjaga kelancaran acara. Semua pihak dihimbau untuk mengikuti petunjuk keamanan dan menjunjung tinggi suasana kondusif.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan