kabinetrakyat.com – Presiden China Xi Jinping memberi pernyataan terkait kematian Ratu Elizabeth II. Ia menyebut simpatinya pada pemerintah dan rakyat Inggris.

“Xi Jinping, mewakili pemerintah China dan rakyat China serta atas namanya sendiri, menyampaikan belasungkawa yang mendalam,” kata sebuah pernyataan, dikutip AFP, Jumat (9/9/2022).

“Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi rakyat Inggris,” tambahnya.

Elizabeth II meninggal di usia 96 tahun Kamis. Ia digantikan anaknya Raja Charles III.

Ratu Inggris meninggal di tempat peristirahatannya di Dataran Tinggi Skotlandia. Bagi China, Elizabeth II adalah raja Inggris pertama yang mengunjungi negeri itu.

China sendiri memuji umur panjang pemerintahannya sebagai raja terlama dalam sejarah Inggris. Perlu diketahui Elizabeth memegang posisi sebagai kepala negara selama 70 tahun.

“Xi Jinping menekankan bahwa dia sangat mementingkan pengembangan hubungan China-Inggris,” jelas pernyataan itu lagi.

“(Xi) bersedia bekerja dengan Raja Charles III … kedua negara dan rakyatnya,” pesannya lagi.

Sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, juga sudah buka suara terkait mangkatnya sang ratu. Lembaga PBB juga mengheningkan cipta 1 menit untuk beliau.